GIGI PALSU

GIGI PALSU

By : kang zey

Mbah Karji merupakan kakek yang umurnya kurang lebih 77 tahun. Dia termasuk orang tertua di kampung Suluh Ijo. Dia juga sangat disegani penduduk kampung karena dia merupakan sesepuh kampung yang disiplin, adil, serta bisa mengayomi penduduk. Selain itu, meski umurnya sudah terbilang tua, mbah Karji masih tetap enerjik. Walaupun demikian seorang yang bernama lengkap Sukarji Atmodipuro itu juga dikenal rajin ibadah, humoris serta sayang terhadap anak-anak kecil.

Setiap hari mbah Karji selalu menyempatkan sedikit waktunya untuk berolahraga (jalan-jalan pagi). Tetapi pagi itu tak ada seorangpun dari penduduk kampung yang melihat mbah Karji keluar rumah. Para penduduk khawatir dengan hal itu. Terutama mengenai kesehatannya. Oleh karena itu mereka langsung mendatangi rumah seorang yang biasa dipanggil eyang Karji tersebut untuk mengetahui dan memastikan sebenarnya apa yang terjadi. Setelah sampai dan masuk kedalam rumah mereka baru mengetahui bahwa mbah Karji sedang sakit. Ketika ditanya mbah Karji mengatakan kalau dirinya sedang sakit gigi. Sehingga membuat sekujur tubuhnya terasa sakit semua dan tidak bisa kemana-mana.

Kemudian ada salah satu warga menganjurkan agar mbah Karji pergi ke dokter supaya giginya dicabut saja. Pada awalnya mbah Karji menolak dan tidak mau pergi, karena ia tidak mau kalau giginya menjadi ompong. Memang walaupun sudah berumur lanjut, gigi mbah karji masih kuat dan utuh. Tetapi akhirnya dia mau pergi untuk dicabut giginya, setelah dibujuk para warga. Mbah Karji pergi ke dokter gigi diantarkan salah seorang penduduk.

Sesampainya di rumah, tempat praktek dokter gigi tersebut, ia disambut dengan ramah dan dipersilahkan masuk serta dilayani dengan baik. Tetapi di sana mbah Karji masih ragu dan belum bisa menerima jika nantinya setelah dicabut giginya akan menjadi ompong. Tetapi sang dokter terus membujuknya dan memberikan saran serta masukan bahwa nanti setelah giginya dicabut akan diganti dengan gigi palsu, sehingga bisa utuh kembali.

“Baiklah pak dokter, saya bersedia gigi saya dicabut asalkan nanti diganti dengan gigi palsu”, Kata mbah karji.

“ baiklah mbah, tenang saja”, sahut pak dokter.

Beberapa saat kemudian.

Pak dokter : “Sudah mbah, giginya sudah dicabut dan juga sudah diganti dengan gigi palsu, sehingga sekarang gigi mbah sudah utuh kembali.

Mbah Karji : wah wah.. bagus juga gigi palsu ini, sambil melihatnya di cermin.

Pak dokter : iya mbah, mulai sekarang silahkan selalu dijaga untuk kesehatan giginya. Sikat gigi minimal dua kali sehari, setelah makan dan sebelum tidur. Karena kuman-kuman itu akan menyerang gigi kita ketika kita sedang tidur. Selain iju juga dijaga pola makannya. jangan makan makanan yang terlalu panas ataupun dingin. Dan untuk sementara jangan memakan makangan yang keras-keras dan kenyal atau alot, semacam rempeyek, tempe benguk, jadah, jenang ketan dan lain-lain. Karena itu bisa membuat gigi palsunya lepas.

Mbah Karji : ooww ya ya ya, dan berapa ni biayanya pak?

Pak dokter : untuk mbah 50.000,- rupiah saja.

Mbah karji : baik pak ini uangnya, sambil mengulurkan tangan memberikan uang.

Pak dokter : Lho, ini uangnya kok palsu mbah?

Mbah Karji: iya, tidak apa-apa tadi saya kan beli gigi palsu dari bapak, jadi ini saya membayarnya juga menggunakan uang palsu.

Posted on 16 April 2013, in KISDA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: