Kegiatan Santri

KEGIATAN SANTRI

Hai sobat KISDA, bagaimana ni punya kabar? Baik bukan!.. sebelumnya kisda minta maaf ya sudah sekian minggu, bahkan sekian bulan kisda tidak menampakkan batang hidung kisda. Maklumlah begini resikonya menjadi orang penting. Jadi banyak kegiatan yang harus dilakukan dan tidak bisa ditinggalkan. Hee….. sok sibuk ni….. tetapi jangan hawatir sobat kisda janji deh mulai hari ini kisda akan berusaha bisa menemani dan mengisi waktu luang  ihwan ahwat semua.

Hmm….. ternyata sekian lama tidak berjumpa kangen juga ya rasanya. Lebih-lebih selama ini tidak ada kabar sama sekali. Hee… tetapi tenang saja sobat, walaupun kisda tidak muncul, kisda tetap mengikuti semua kegiatan yang ada di pondok kita tercinta Sulamul Huda ini. Termasuk acara pada tanggal 29 September 2012 kemarin, hayoo masih ingat tidak? Iya benar sekali acara Musyawarah Besar (MUBES). Dilihat dari namanya saja sudah bisa kita tebak pasti kegiatan ini sangat penting. Jelas saja penting karena Musyawarah besar ini hanya diadakan sekali dalam setahun. Dan di dalamnya terdapat acara inti yaitu laporan pertanggungjawaban pengurus OPSH masa bakti 2011-2012 dan pemilihan pengurus OPSH masa bakti 2012-2013. Hmm.. apa sih OPSH itu?  Coba yang tahu angkat kaki,… eh maaf angkat tanggan maksudnya. Iya antum semua memang hebat deh. OPSH itu kependekan dari organisasi pelajar Sulamul Huda.

Sobat kisda, ternyata MUBES di tahun 2012 ini merupakan musyawarah besar  yang ke dua puluh lho. Wih wih wih…. Berarti sudah lama ya dan juga sudah banyak sekali pemimpin-pemimpin

cetakan Pondok Pesantren Sulamul Huda. Bagaimana tidak! Setiap MUBES kan ada pengesahan dan pelantikan penguruh OPSH dimana pengurus OPSH tersebut merupakan santri-santri Sulamul Huda yang memunyai tugas membantu mengatur  serta menjalankan semua nidzom (peraturan) pondok selama 24 jam penuh. Santri mukim maupun yang dari rumah, pada jam-jam efektif maupun tidak,  Mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali bagi santri mukim.

Sebagai tangan kanan pimpinan pondok, pengurus OPSH wajib memunyai jiwa kepemimpinan. Karena tidak mungkin seseorang yang tidak memunyai jiwa kepemimpinan

dapat menggerakkan peraturan dalam pondok. Dan bagaimana mungkin peraturan tersebut bisa berjalan dengan lancer. Walaupun bisa hasilnya pasti kurang memuaskan. Benarkah begitu sobat? Nah, berawal dari MUBES inilah proses belajar memimpin, dipimpin, serta tumbuhnya semangat baru dalam kepemimpinan itu dimulai.

MUBES ke dua puluh pada tahun 2012 ini berlangsung sangat hitmat. Semua peserta, mulai santri kelas satu sampai kelas enam yaitu pengurus OPSH lama, serta para dewan Asatidz dan Ustadzah mengikutinya dengan penuh semangat. Bahkan Ust. Muhammad Irfan Riyadi, M. Ag, selaku pmpinan pondok memberi apresiasi luar biasa terhadap pengurus OPSH masa bakti 2011-2012. Karena telah menjalankan amanat yang diemban mulai tanggal 1 Oktober 2011 dengan baik. Dan juga pada tanggal 29 September 2012 kemarin dapat melaporkan laporan pertanggungjawaban selama menjabat sebagai pengurus OPSH. Pengurus OPSH yang dimotori oleh saudara Zainal Abidin selaku ketua OPSH dianggap telah menjalankan tugasnya dengan baik dan bagus.

Dalam sambutannya bapak pimpinan pondok juga menyampaikan betapa pentingnya MUBES ini. Karena ini merupakan salah satu kegiatan pondok yang sarat akan pendidikan, terutama dalam mendidik mental serta menambah pengalaman. Menjadi pemimpin tidak dapat dipelajari hanya dengan membaca buku tentang kepemimpinan, tetapi harus melalui latihan dan praktek memimpin langsung. Karena OPSH membawa amanat pondok, bekerja untuk Allah maka lebih penting lagi bahwa semua aktifitas harus dikerjakan dengan penuh keikhlasan.

Bagi pengurus baru OPSH masa bakti 2012-2013 kini saatnya antum yang memegang tongkat estafet kepemimpinan selama satu tahun kedepan. Antum akan mengemban amanat pondok, menjalankan aktifitas-aktifitas pondok. Jadikanlah pondok kita tercinta ini lebih maju, lebih berkualitas dan suaranya bisa menggema memenuhi jagad raya ini.

Proses penghitungan suara

Proses serah terima jabatan OPSH lama kepada OPSH baru

Secarik lagu pramuka

Simbolku tunas kelapa

Membina tunas bangsa

Menuju manusia bersusila

Dan mengabdi pada bangsa

Siaga, penggalang, penegak, dan Pandega

Berlatih dan berkarya dengan riang

Menyukseskan pembangunan

(Irama lagu layang-layang)

Tak ubahnya Musyawarah Besar, Musyawarah di Gugus Depan Ponorogo 15087 dan 15088 juga berlangsung lancer. Kalau MUBES merupakan musyawarah untuk organisasi pelajar

Sulamul Huda, sedangkan MUGUS adalah musyawarah dalam bidang kepramukaan. Peserta musyawarah ini terdiri dari andika-andika pasukan penggalang, penegak, Pembina dan juga majlis pembimbing gugus depan. Musyawarah ini juga sangat urgen di Pondok Pesantren Sulamul Huda. Di sini para peserta mendapatkan pendidikan penting. Layaknya seorang pramuka maka kegiatan ini diawali dengan bernyanyi dan beryel-yel ria, selain itu dengan seragam pramuka lengkap yang andika-andika kenakan juga menambah suasana menjadi lebih semarak, ceria, serta menambah semangatnya semakin menggebu-gebu. Alunan lagu mulai lagu-lagu kalem, merdu sampai yang keras penuh semangat di nyanyikan serempak sehingga tampak kekompakannya.

Kegiatan yang diadakan tepatnya pada tanggal 29 September 2012 kemarin ini juga dihadiri oleh bapak pimpinan pondok serta bapak kepala Madrasah selaku Ka. Mabigus. Suasana menjadi lebih hitmat saat kak Muhammad Irfan Riyadi, M. Ag.menceritakan pengalaman beliau ketika masih andika,sampai menjadi Pembina. Dimana dengan ikut kegiatan kepramukaan beliau yang awalnya masih malu, takut untuk tampil di depan sehingga berani dan bermental baja seperti saat ini.

MUGUS ini merupakan langkah awal pembentukan mental santri Sulamul Huda dari bidang kepramukaan kerena dalam kepramukaan para andika pramuka diajak serta dibimbing kepada kedisiplinan, semangat. Dan yang lebih penting lagi adalah bisa hidup mandiri. Bagaimana para andika bisa hidup tanpa selalu bergantung pada bantuan orang lain. Diajari bagaimana mereka bisa menagatasi dan keluar dari masalah-masalah yang dihadapi tanpa galau. Jadi andika-andika semua harus aktif dalam kepramukan. Ini merupakan kesempatan baik bagi antum untuk mengembangkan bakat, melatih keberanian dan mental. Apalagi dengan Bindep dan Pembina-pembina baru masa bakti 2012-2013 akan membawa kepramukaan di Gudep 15087-15088 Pondok Pesantren Sulamul Huda berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pastinya lebih maju dan berkualitas.    (tim Redaksi)

Posted on 16 April 2013, in Artikel, KISDA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: